Belajar di tengah pandemi covid 19
Belajar adalah suatu hal penting bagi setiap manusia, baik dalam keadaan susah ataupun senang. Seperti yang ada dalam hadits mengenai menuntut ilmu yang artinya " Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China".
Belajar juga menjadi tuntutan saat Pandemi ini, walaupun hanya melalui daring.
Opini Saya Selama Belajar Saat Pandemi
Selama Pandemi, kami sebagai siswa belajar dari rumah melalui online atau bisa disebut juga dengan daring. Belajar melalui daring menurut saya termasuk cara yang efektif untuk mengurangi resiko penyebaran virus Covid-19 ini. Namun, saat pertama melakukan daring, ini sangat menyusahkan. Karena daring sangat tidak sama dengan melakukan tatap muka langsung. Karena kita harus memahami pelajaran itu sendiri tanpa ada panduan dari guru, apalagi jika tidak ada orang tua atau orang terdekat di rumah kita.
Saya sangat tidak suka belajar daring, karena materi yang sudah saya dapatkan sangat susah untuk dicerna oleh otak daripada saat belajar tatap muka secara langsung di sekolah. Butuh waktu yang sedikit lama untuk memahami materi-materi yang telah diberikan oleh guru, apalagi untuk pelajaran-pelajaran seperti MTK dan IPA. Dan tidak hanya itu, koneksi internet sering juga menjadi kendala untuk melakukan daring ini, entah itu tidak ada kuota atau mungkin sinyal yang jelek. Tugas yang diberikan pun sangat banyak dari biasanya, yang membuat otak sedikit bekerja keras. Untung saja, orang tua saya selalu mendukung dan menyemangati saya agar tetap merasa nyaman walaupun belajar dari rumah. Sebenarnya banyak dari kita yang bahkan tidak bisa melakukan daring, sehingga membuat mereka tidak bisa masuk ke dalam pelajaran. Banyak faktor yang menyebabkan mereka tidak bisa melakukan daring, salah satunya adalah kurangnya dana untuk membeli kuota/ paket internet.
Selama Pandemi ini pula, saya banyak mendapat kan pelajaran berharga yang sangat jarang untuk di dapatkan di sekolah. Yaitu pelajaran mengenai kepedulian terhadap sesama dan kepedulian terhadap diri sendiri dan keluarga.
Pandemi ini juga membuat banyak orang memiliki ide baru untuk menaikkan ekonomi keluarga masing-masing, yaitu melalui perdagangan ataupun melalui kegiatan yang lainnya. Banyak dari tetangga-tetangga saya yang sudah melakukan usaha-usaha seperti itu. Tapi tidak sedikit juga orang yang masih melanggar peraturan dari pemerintah, seperti memakai masker dan malakukan social distancing dimana pun kita berada.






Komentar
Posting Komentar